‎Anggota DPRD Riau Minta Pemerintah Pusat Bantu Pembangunan Rumah Korban Kebakaran di Pulau Kijang

- Admin

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visionernews.id | Inhil, Anggota DPRD Provinsi Riau dari daerah pemilihan Indragiri Hilir, Andi Darma Taufik (ADT), meminta perhatian serius pemerintah pusat untuk membantu pembangunan kembali rumah warga yang terdampak kebakaran di kawasan Pasar Bom, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir.

Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Rabu, 8 April 2026 tersebut melanda kawasan permukiman padat penduduk dan menyebabkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 107 unit rumah terdampak dengan tingkat kerusakan yang beragam. Sebagian besar rumah dilaporkan hangus terbakar hingga hanya menyisakan puing-puing bangunan.

Andi Darma Taufik menilai kondisi ini membutuhkan penanganan cepat, khususnya dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

“Kami meminta langsung kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Bapak Maruarar Sirait, agar memberikan perhatian terhadap ratusan warga Indragiri Hilir yang menjadi korban kebakaran ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa para korban saat ini dalam kondisi darurat karena kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan segera.

“Mereka sudah tidak memiliki tempat tinggal dan memang harus segera dibantu,” tambahnya.

Selain itu, ADT juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang telah menyalurkan bantuan sementara bagi warga terdampak.

Ia turut mendorong Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir untuk segera berkoordinasi serta meneruskan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat guna mempercepat proses pembangunan kembali rumah warga.

“Kami meminta pemerintah provinsi dan kabupaten segera menyampaikan hal ini ke kementerian terkait agar pembangunan rumah warga bisa segera direalisasikan,” katanya.

Saat ini, para korban kebakaran masih mengungsi di rumah keluarga maupun kerabat di sekitar lokasi kejadian.

Menurutnya, kebakaran di kawasan Pasar Bom Pulau Kijang ini merupakan salah satu yang terbesar yang pernah terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir, sehingga memerlukan perhatian serius dari semua pihak.

“Ini merupakan salah satu kebakaran terbesar yang pernah terjadi di Indragiri Hilir, sehingga harus menjadi perhatian bersama,” tutupnya.

Editor : Jaslan

Berita Terkait

Ricuh di Gedung DPRD Riau: Adu Argumen Berujung Bentrokan, Petugas Keamanan Terluka
‎AI Mengubah Wajah Organisasi: Dari Struktur Kerja hingga Kompetensi SDM
‎Kepala Desa Tanjung Pasir Bantah Dugaan Terlibat Pengelolaan Dana Program M4CR, Sampaikan Hak Jawab ‎
BPBD Inhil Evakuasi Rumah Warga Terdampak Angin Kencang, Satu Keluarga Mengungsi
Dugaan Mark-up Program Mangrove M4CR di Tanjung Pasir Mengemuka, Kejaksaan Diminta Turun Tangan ‎
MPLS 2026 Inhil: Bunda PAUD Hadiri Pembukaan MPLS di SDN 019 Sungai Beringin, Suasana Penuh Keceriaan
‎Penempatan Pegawai yang Tak Sesuai Kompetensi Dinilai Berpengaruh terhadap Motivasi Kerja
Program Makan Bergizi Gratis di Inhil Dirasakan Manfaatnya, Wali Murid Berharap Tetap Berlanjut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:43 WIB

Ricuh di Gedung DPRD Riau: Adu Argumen Berujung Bentrokan, Petugas Keamanan Terluka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:12 WIB

‎AI Mengubah Wajah Organisasi: Dari Struktur Kerja hingga Kompetensi SDM

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:56 WIB

‎Kepala Desa Tanjung Pasir Bantah Dugaan Terlibat Pengelolaan Dana Program M4CR, Sampaikan Hak Jawab ‎

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:15 WIB

BPBD Inhil Evakuasi Rumah Warga Terdampak Angin Kencang, Satu Keluarga Mengungsi

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:42 WIB

Dugaan Mark-up Program Mangrove M4CR di Tanjung Pasir Mengemuka, Kejaksaan Diminta Turun Tangan ‎

Berita Terbaru