Masyarakat Desa Belantaraya Gelar Aksi Damai, Ada 2 Tuntutan Penting Dari Masyarakat

- Admin

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visionernews.id | GAUNG- Ratusan masyarakat asli tempatan di Desa Belantaraya, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, menggelar aksi damai tepat didepan halaman Kantor Desa, pada Rabu pagi, 15 April 2026.

Dalam postingan banner undangan terbuka, ada dua poin arah aksi damai yang disampaikan, yakni “Masyarakat butuh pemimpin bermoral” dan “Selesaikan sengketa lahan masyarakat”.

Aksi damai tersebut diduga akibat buntut dari persoalan yang menimpa Kepala Desa Belantaraya Hasbullah Jali atas bebagai kasus yang dilewati sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator lapangan, Agus, menyampaikan bahwa Aksi damai tersebut merupakan murni bentuk daripada menjalankan azaz demokrasi menyampaikan pendapat dan aspirasi masyarakat.

“Ini murni menyampaikan aspirasi masyarakat, kita pastikan tidak ada niat lain yang berkaitan persoalan pribadi dan lainya terhadap Kepala Desa Belantaraya,” ungkap Agus.

Ditempat yang sama, salah satu aspirasi yang paling mencolok disampaikan dalam orasi yakni Kepala Desa Belantaraya diminta segera mengundurkan diri dari jabatannya.

Selain itu, masyarakat meminta agar ada penyelesaian terhadap persoalan-persoalan sengketa lahan masyarakat yang berkaitan dengan pembangunan jalan koridor perusahaan.

“Ada dua tuntutan Masyarakat, pertama meminta Kepala Desa Belantaraya mengundurkan diri, dengan dasar pelanggaran etika, kedua adalah penyelesaian sengketa lahan untuk pembangunan jalan koridor perusahaan,” Jelas Agus saat diwawancarai awak media.

Agus mengklaim bahwa Kepala Desa Belantaraya telah mengundurkan diri mulai hari ini, Rabu 15 April 2026.

Terkait sengketa lahan, Agus selaku koordinator lapangan yang mewakili masyarakat Aksi Damai agar supaya BPD mengakomodir agenda rapat besar dengan perusahaan terkait.

Hal tersebut dikarenakan masyarakat menolak keras kebunnya dijadikan lahan koridor perusahaan. Dan masyarakat tidak menerima bahwa kebun yang dimiliki selama puluhan tahun dianggap sebagai lahan konservasi oleh Pemerintah Desa dan yang terlibat didalamnya.

Terakhir, Agus menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kecamatan Gaung yang sempat hadir ditengah-tengah Aksi Damai untuk memantau jalannya penyampaian aspirasi masyarakat.

“Terimakasih juga kami sampaikan kepada Polsek Gaung dan TNI yang telah menjaga keamanan sehingga aksi damai berjalan dengan kondusif, apapun bentuk amarah yang disampaikan bukanlah murni amarah melainkan sebuah intonasi yang mencerminkan apa yang dipendam masyarakat selama ini,” tutup Agus.

Penulis : Jaslan

Berita Terkait

‎AI Mengubah Wajah Organisasi: Dari Struktur Kerja hingga Kompetensi SDM
‎Kepala Desa Tanjung Pasir Bantah Dugaan Terlibat Pengelolaan Dana Program M4CR, Sampaikan Hak Jawab ‎
BPBD Inhil Evakuasi Rumah Warga Terdampak Angin Kencang, Satu Keluarga Mengungsi
Dugaan Mark-up Program Mangrove M4CR di Tanjung Pasir Mengemuka, Kejaksaan Diminta Turun Tangan ‎
MPLS 2026 Inhil: Bunda PAUD Hadiri Pembukaan MPLS di SDN 019 Sungai Beringin, Suasana Penuh Keceriaan
‎Penempatan Pegawai yang Tak Sesuai Kompetensi Dinilai Berpengaruh terhadap Motivasi Kerja
Program Makan Bergizi Gratis di Inhil Dirasakan Manfaatnya, Wali Murid Berharap Tetap Berlanjut
Bupati Herman Sambut Kepulangan 307 Jamaah Haji Inhil di Embarkasi Batam

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:12 WIB

‎AI Mengubah Wajah Organisasi: Dari Struktur Kerja hingga Kompetensi SDM

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:56 WIB

‎Kepala Desa Tanjung Pasir Bantah Dugaan Terlibat Pengelolaan Dana Program M4CR, Sampaikan Hak Jawab ‎

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:15 WIB

BPBD Inhil Evakuasi Rumah Warga Terdampak Angin Kencang, Satu Keluarga Mengungsi

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:42 WIB

Dugaan Mark-up Program Mangrove M4CR di Tanjung Pasir Mengemuka, Kejaksaan Diminta Turun Tangan ‎

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:36 WIB

‎Penempatan Pegawai yang Tak Sesuai Kompetensi Dinilai Berpengaruh terhadap Motivasi Kerja

Berita Terbaru